fbpx

Seadoo Club Indonesia (SCI) Melarang Keras Pencemaran Sampah Plastik di Laut

by BRP Indonesia
3622 views
Seadoo Club Indonesia - Stop Plastic Pollution

Masalah sampah di indonesia seakan menjadi PR seluruh masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan demi terciptanya lingkungan yang bersih, nyaman dan aman. Dalam upaya kampanye untuk membuka kesadaran kepada masyarakat luas tidak sedikit instansi maupun komunitas yang terus gencar melakukan kegiatan sosial yang berhubungan dengan kebersihan dan kepedulian lingkungan. Seadoo Club Indonesia yang telah berumur 2 tahun sebagai komunitas jetski terbesar di Indonesia turut ikut serta dalam berkampanye melarang keras pencemaran sampah plastik di Laut Indonesia melalui CLEAN OCEAN PROJECT. Dalam kegiatan bakti sosial yang dilakukan di Kepulauan Seribu bersama dengan Pemerintah Kabupaten Administrasi Jakarta Kepulauan Seribu setempat, Composting and Recycling Project digelar untuk meningkatkan pengetahuan dalam pemilahan sampah untuk kembali di daur ulang.

Selain sebagai bentuk cinta lautan, kegiatan Clean Ocean Project juga mengajak masyarakat dan wisatawan yang ada untuk turut serta peduli akan bahaya dari dampak sampah plastik di laut Indonesia. Dari World Economic Forum menyatakan ada sekitar 150 juta ton plastik yang tercemar di samudera dan setiap tahunnya sekitar 8 juta ton plastik mengalir ke laut. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti juga mengatakan bahwa Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar ke-2 di Dunia yang dibuang ke laut. Yang sangat penting diketahui oleh semua orang adalah plastik bisa berumur hingga ratusan tahun di lautan dan dapat terurai menjadi microplastic / partikel kecil dalam waktu yang lebih lama lagi dan sangat mudah dikonsumsi oleh hewan laut seperti ikan.

Waktu Dekomposisi Berdasarkan Jenis Sampah

Waktu Dekomposisi Sampah

Lalu bagaimana cara Kita mengurangi sampah plastik?

  • Menggunakan tas belanja (paper bag / tote bag) sebagai pengganti kantong plastik.
  • Menggunakan tumbler atau botol minum sendiri sebagai peganti botol plastik.
  • Menggunakan sedotan kertas / logam / bambu sebagai peganti sedotan plastik.
  • Kapan pun Anda melihat sampah, apa pun itu, ambil dan buanglah dengan benar.
  • Mendidik orang-orang di sekitar Anda dan jangan takut untuk berbicara sampah ke teman dan keluarga. Orang tidak dapat mengubah apa yang tidak mereka ketahui, jadi bantu sebarkan dan mulai edukasikan.

Yang paling penting adalah buanglah sampah pada tempatnya, terdengar simple, namun kenyataanya tidak semua orang dapat melakukan dan menjaga lingkungan di sekitarnya. Selain sampah plastik yang tercemar di lautan Indonesia, adapun sampah lain yang membahayakan biota laut seperti jaring, senar pancing, hingga peralatan perikanan lainnya yang terkadang dapat beresiko mendatangkan kematian kepada beberapa biota laut. Berikut beberapa dampak sampah plastik di laut yang sangat memperihatinkan bagi penghuninya :

Dampak jaring plastik di laut
Photo by JORDI CHIAS

Sebuah jaring yang menjebak penyu di perairan lepas. Jaring nelayan ataupun jaring untuk menangkap ikan yang dibuang ke lautan menjadi ancamam terburuk bagi kehidupan penyu maupun biota laut lainnya seperti paus, lumba-lumba, anjing laut hingga jenis kura-kura lainnya.

Dampak sampah plastik di laut Indonesia
Youtube Sea Turtle Biologist

Hal tragis juga dialami se-ekor kura-kura laut Olive Ridley jantan di perairan Kosta Rika dimana hidungnya tersumbat sedotan plastik sepanjang 12 cm. Untungnya tim peneliti Christine Figgener, biologis kelautan dari Universitas Texas A&M yang menemukan kura-kura laut / penyu lekang ini berhasil menarik keluar sedotan tersebut meskipun cukup sakit untuk melihat proses pencabutannya.

Bagaimana jika tubuh kita yang terjerat dengan gelang plastik selama berbulan-bulan seperti yang dialami oleh ikan blue striped grunt ini. Sangat disayangkan bahwa benda sekecil itu yang bahkan dianggap remeh ternyata dapat mempengaruhi dan menjadi hantu yang mengintai para makhluk hidup yang ada di lautan luas.

Seadoo Club Indonesia berupaya untuk mengajak masyarakat mencintai laut seisinya, karena apa yang ada disana sangat indah dan patut untuk dilestarikan. Surga dunia salah satunya ada di perairan Indonesia, maka mari jaga lingkungan sekitar dengan membuang sampah pada tempatnya.

0 comment

You may also like

Leave a Comment